Bagian 44

2100 Kata

“Bu,” panggil Tika dengan nada manja kepada ibunya yang sedang serius dan fokus melihat tayangan suatu sinetron dengan jam tayang malam yang memiliki rating cukup tinggi terutama untuk kalangan ibu-ibu.   Ibu Tika hanya berdeham. Matanya begitu awas menonton layar kaca yang sedang menayangkan adegan pemeran antagonis yang sedang merencanakan berbagai rencana dan ide untuk menyelamatkan diri dari perbuatan jahat yang pernah dia lakukan.   Tika pun memanyunkan bibirnya kesal. Tika pun memilih bermain handphone dari pada menerima sikap cuek ibunya. Bapaknya juga sedang tidak berada di rumah, sedang mendapatkan bagian tugas untuk ronda malam.   Mengingat ronda malam, membuat Tika teringat akan kesalahan yang pernah terjadi di malam itu. Waktu ternyata sudah berjalan cukup lama sejak h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN