Bagian 15

2275 Kata

Tika tahu bahwa Dipta sering menunggunya di depan kontrakan selama satu minggu ini. Namun, ucapan Dipta tempo hari masih meninggalkan luka di hatinya walaupun saat ini sudah mulai mengering. Mulai mengeringnya luka itu belum bisa membuat dirinya bersedia menemui Dipta. Dipta selalu menunggunya hingga pukul 9 malam. Aini dan Astiti—rekan satu kontrakannya selalu menyampaikan salam dan titipan makanan atau camilan yang dibawakan Dipta. Namun, tidak semudah itu hati Tika kembali luluh. Tika tidak membuang makanan yang dibawakan Dipta. Dia akan memakannya bersama Aini dan Astiti. Lumayan menghemat pengeluaran mereka untuk makan malam. Selain Dipta yang gigih sekali ingin bertemu dengannya, Rama juga tiba-tiba sering menghubunginya. Tidak tahu dari mana Rama mendapatkan nomornya yang baru.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN