“Bu, ibu,” panggil Tika dengan heboh menuju ke arah dapur. “Kenapa?” tanya Armi yang sedang menggoreng ikan mujair. Armi tetap fokus pada ikan mujairnya dari pada menoleh ke arah Tika. “Di depan, bu,” jawab Tika dengan terpatah-patah. Dia kelihatan bingung untuk mengatakan sesuatu hal. “Ada apa di depan?” Armi pun mengalihkan perhatiannya ke arah Tika. “Mas Dipta,” jawab Tika dengan lemah. Armi pun bergegas meninggalkan wajan dan meminta Mbak Yanti untuk menggantikan menjaga ikan mujair yang sedang digoreng di dalam wajan. Beliau ingin memastikan apakah benar Dipta pulang karena sudah satu bulan ini dia tidak pulang ke rumah. Tika pun mondar-mandir di dapur. Dia bingung harus melakukan apa. Yang paling penting dia harus segera meninggalkan rumah Armi sebelum Dip

