KETAKUTAN DI LACI NAKAS

975 Kata

Apa lagi yang diinginkan manusia itu dariku? tulang-tulangku, darahku? karena kalau jiwa, dia sudah sejak lama menyerap seluruh jiwaku. Sampai jam 2 pagi aku masih terjaga, pikiranku melayang-layang tidak jelas. Banyak sekali pertanyaan. Dari siapa itu Adam Sovich, kenapa k*****t itu mempublish berita tentang ku, apa tujuannya? lalu bisnis seperti apa yang mereka kerjakan di tempat ini? Klek. Nafasku terhenti sesaat, karena suara kenop pintu yang terbuka. Kejadian di dubai cukup membuatku trauma, namun itu hanya Brandy. Aku melihatnya sekilas, aku terlalu gengsi untuk memandanginya lama-lama. Ku gulingkan tubuhku ke samping untuk memunggunginya. “Kau belum tidur?” Pakai tanya lagi. “Aku mau mandi, kau mau ikut?” Aku membayangkan adegan dia sedang membuka bajunya di belakang pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN