Chapter 15

1833 Kata

Brak!   Adara melempar iPad di tangannya ke arah meja.   “Apa-apaan ini Gabriel? Kenapa kau tidak mengatakan padaku kau akan mempublikasinya?!”   “Siang tadi aku sudah berusaha mengajakmu berbicara Adara. Tapi kau menolak berbicara denganku.”   “Jadi salahku?! Seharusnya kau berusaha menjelaskan semuanya padaku dengan mengirimku pesan, kau juga bisa menelpon! Jangan bertingkah seolah kau hidup di zaman purba Gabriel!”   Gabriel bangkit meraih lengan Adara dengan lembut. “Baby come on ... kita baru memulai ini lagi jangan sampai kita berakhir karena salah paham. Aku akan menjelaskan semuanya sekarang Adara.”   Benar, mereka memang baru memulainya kembali kemarin setelah pertemuan singkat itu dan penjelasan singkat yang Gabriel berikan. Adara mulai mengerti, Adara pun sudah tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN