Chris menangkap tangan Trisha, tetapi wanita itu tidak tinggal diam ia terus memberontak. Hingga keduanya jatuh di atas tanah yang tertutup rumput tebal. Yang membuat keduanya tidak merasakan sakit. “Berhentilah, Trisha! Kau hanya menyakiti dirimu sendiri saja!” Chris menahan kedua tangan Trisha di atas kepala wanita itu. Trisha menggeliat di bawah tubuh besar Chris yang menindihnya. Akan tetapi, pria itu tidak bergerak seinchi pun. “Menjauhlah dari atas badanku, Chris!” Chris tersenyum lebar matanya bercahaya karena hasrat yang dibangkitkan oleh kedekatan mereka berdua. “Teruslah bergerak dan kita berdua akan berakhir dengan bercinta di tempat ini.” Mata Trisha melotot mendengar penuturan Chris. Dengan suara bernada dingin ia berkata, kalau Chris lelaki m***m yang hanya memikirkan d

