Badai

1089 Kata

Chris dan ibunya menoleh ke arah pintu di mana berdiri Trisha dengan tatapan terluka. Mereka berdua terdiam dengan rasa bersalah terlihat di wajah ibu Chris. “Aku datang ke kota ini tidak untuk mengharapkan simpati atau belas kasihan. Aku juga tidak akan mengemis bantuan. Aku bisa mengatasi masalahku sendiri, aku hanya memerlukan waktu menjauh untuk memulihkan mentalku.” Trisha berjalan memasuki ruangan tersebut. Ibu Chris langsgung memeluk Trisha dengan rasa sayang. “Sayang, maafkanlah kami. Kami tidak bermaksud untuk menyinggung perasaanmu. Kamu dapat tinggal di sini sampai kamu merasa dirimu cukup kuat untuk kembali ke kota. Jangan biarkan apa yang tadi dikatakan oleh Chris mengganggu peraasaanmu.” Trisha mendongak melihat Chris yang berdiri tidak jauh darinya. Tatapan pria itu terli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN