“Terima kasih, tetapi aku hanya mau kau mengajariku untuk membela diriku. Agar aku tidak dipandang lemah di saat bertemu dengan musuh-musuhku. Aku melarikan diri ke sini berharap mereka tidak dapat menemukanku. Dan saat aku sudah menjadi kuat barulah aku merasa siap untuk bertemu mereka kembali,” tegas Trisha. Chris memegang dagunya. “Hmm, kau memiliki banyak uang mengapa kau tidak menyewa pengawal saja. Kalau memang benar keselamatanmu terancam? Jadikan aku pengawalmu dengan senang hati aku akan menjaga keselamatanmu.” Suara tawa sinis terlontar dari bibir Trisha. “Kau salah besar kalau mengira aku memiliki banyak uang. Rekeningku sudah dibekukan, begitu pula dengan kartu kreditku. Uang kontan dalam jumlah banyak terakhir yang kumiliki sudah habis untuk membeli mobil dan ponsel. Sekaran

