BAB 34

2674 Kata

“Nyonyaaaaaaaa.” Teriak pelayannya panik. Wajah Viki sangat pucat, perutnya sangat sakit dan mulas. “Ba… ba… ba… yi-bayiku…” Kata Viki terbata sebelum dirinya tak sadarkan diri. Karena teriakan pelayan itu 4 pengawal Viki segera datang menghampiri dan menghubungi ambulance. Berita jatuhnya Viki membuat Adrian yang sedang berada di tengah meeting bangkit dengan panik. Inilah yang dikhawatirkannya berhari-hari ini. Viki sama sekali tidak ingin berbicara padanya. Ada apa? Namun urusan bisnis ini belum selesai, dia tidak bisa bersikap tidak professional dan meninggalkan semuanya. Tetapi berita fatal yang diterimanya tidak bisa ditolelir lagi. Direktur utama yang datang bersamanya diminta menghandle bagaimanapun caranya. Viki lebih penting dari bisnis ini. Adrian dengan panik menaiki jet prib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN