BAB 25

2354 Kata

2 minggu kemudian Grace terbangun dari komanya. Amanda yang sedang bersama dengannya sembari merajut terkaget karena Grace mengerang pelan. “Nak?” panggil Amanda panik dan memencet tombol emergency. Tak lama beberapa suster masuk memeriksa keadaan keadaan Grace, segera setelah itu Grace membuka matanya dan meminta air mineral. Viki yang sedang berada di kantornya segera menuju rumah sakit begitu pula Leo. Setibanya di rumah sakit, Grace sudah mencoba duduk dan tersenyum pelan melihat ayah dan saudara kembarnya yang datang bersamaan. “Hey Nak, bagaimana keadaanmu?” tanya Leo. “Masih terasa lemas.” Jawab Grace pelan, nyaris berbisik. “Syukurlah, Sist.” Kata Viki lega dan memeluknya. “Bagaimana Mika?” tanya Grace kemudian. “Di rumah bersama baby sitter, semuanya aman terkendali.” Jawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN