Kembali berjalan menyusuri padang rumput itu, aku mulai merasa lelah. Kabut tebal ini membuatku tidak bisa melihat dengan jelas apa yang ada di depanku sekarang. Akupun tidak tau apakah aku masih berada di padang rumput ataukah aku sudah berada di tempat yang lain. Saat berjalan aku mendengar suara rumput yang saling bergesekan satu sama lain. Aku berbalik dan melihat bayangan seorang gadis. Entah itu nyata atau halusinasiku, aku mencoba untuk memanggilnya. “Halo! Apa ada orang di sini!” Memanggil siapapun yang ada di sini. Tidak ada jawaban apapun, tapi suara rumput yang saling bergesekan itu kembali terdengar. Kali ini bunyinya terdengar lebih jelas lagi. Akhirnya aku bisa melihatnya, setelah beberapa kali hanya melihat bayangannya. Akhirnya aku menemukannya. “K-kau?” Dia adalah orang

