Urusin Saja Tante Tia!

1106 Kata

16 Kayla menunggu beberapa saat di kantor itu. Ia berdiam diri di kamar, setelah keluar melihat air terjun buatan dan mengobrol bersama Al. Di kamar, ia hanya duduk diam di atas ranjang. Hatinya masih bertanya-tanya, apakah benar jika suaminya, sudah menyukainya tanpa bayang-bayang Alana di dalam dirinya. Gadis itu jug terbayang pertemuan Riyan dan wanita itu saat di mall. Wajar saja jika wanita itu bersikap tak acuh terhadapnya, dan terlihat sangat bersedih ketika berhadapan dengan Riyan. Kreakkk .... Pintu terbuka. Kayla langsung menengok ke arah pintu. Terlihat Riyan berdiri di sana dengan senyuman. Ia kembali menutup pintunya dan melangkah mendekat. Mengusap kepala istrinya lalu bertanya. “Maaf, buat kamu lama menunggu. Tadi, Om ketemu sama beberapa klien. Keinginan mereka mau rum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN