"Mas, hari ini ada pertemuan kembali dengan klien kita, kan? Mau berangkat jam berapa, Mas?" "Aku sendiri aja, aku rasa aku bisa menghendle pekerjaan ini sendirian. Kamu urus kerjaan di kantor aja. Periksa ulang kerjaan anak-anak." "Oh gitu. Ya ... baiklah," sahut Aldi dengan wajah pias seketika. Riyan langsung meninggalkan ruangan setelah mengatakan hal itu pada rekannya. Kepercayaannya terhadap Aldi perlahan-lahan memudar. Setelah Riyan berlalu Aldi langsung menelepon Tiara di dapur. Ia menceritakan perubahan sikap dari mantan pacar dari Tiara itu. "Kamu tenang aja, nanti bukan kamu kok yang keluar dari kantor itu, tapi dia. Aku udah terlanjur muak dan sakit hati sama Riyan. Dia pacarin aku bertahun-tahun nikahnya malah sama anak ingusan itu. Minggu depan kita notaris, kita urus s

