Kayla keheranan melihat tingkah suaminya, tapi ia membiarkan suaminya memeluknya beberapa saat. Setelah memeluk Riyan menggandeng tangan istri kecilnya untuk masuk secara bersamaan. Saat akan naik ke lantai atas Kayla menolak karena ia harus membuatkan kopi suaminya. “Sudah, Om aja yang ke atas, aku mau bikinin kopi dan siapin makan.” “Ya udah deh. Om mandi dulu ya.” Kayla mengangguk setuju. Sementara suaminya membersihkan diri, ia menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam dan membuatkan segelas kopi. Usai makan makan malam Kayla memijat suaminya di kamar. Meskipun Riyan menolak, tapi istrinya memaksa untuk memijatnya. Kayla hanya kasihan pada suaminya yang pergi pagi pulang petang untuk mencari nafkah, apalagi kerjaan yang sekarang lebih berat dari pekerjaan sebelumnya, itupun deng

