Bab 42. Pernikahan Lusiana Dewi

923 Kata

Mereka sampai di depan rumah Nadira dan turun dari motor. "Terimakasih sudah mengantar. Ini rumahnya, meskipun sederhana tapi nyaman sehingga bisa belajar dengan tenang. Saya saat ini memegang 6 murid, 3 dari teman sekolah Dea. Yang 3 lagi anak tetangga sekitar sini". "Tempatnya memang nyaman", sambil memandang sekeliling. "Mila bakal betah belajar di sini Ka Angga". "Iya Mila harus rajin belajarnya". "Untuk uang lesnya pembayarannya bagaimana?" "Perbulan, Pak. Sebulan sekian biasa dibayar dimuka. "Panggil Angga saja, biar lebih akrab Mba. Saya masih belum menikah dan belum terlalu tua juga". "Ooo maaf, Ang..ga". "Nah kan kedengarannya pas gitu. Kalau gitu saya bayar sekarang. Ini uangnya dan Milanya bisa mulai diajar hari ini?" "Terimakasih, tentu bisa mulai hari ini", sambil

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN