Kisah Masa Lalu

1119 Kata

"Iman, Iman, Iman" Teriakan anak-anak malah menyebut nama Iman bukan nama sekolah. Sahira jadi malas berteriak mendengar siswi-siswi yang malah terlihat lebih antusias darinya. 'Aku tidak sepercaya diri itu Kak' Agatha menoleh ke kiri dan ke kanan menyusuri kursi penonton. Mencari apakah si gadis hitam manis dan imut berada di kerumunan. Sahira duduk termangu menyangga dagu dengan kedua telapak tangannya. Nyatanya nyalinya ciut untuk bisa lebih dekat dengan Agatha melihat kehisterisan siswi sekolahnya dari kelas sepuluh hingga kelas dua belas yang hanya menyebutkan nama Iman tanpa menyelipkan nama sekolah mereka. Wasit meniup peluit tanda babak pertama di mulai. Agatha sedikit melemah karena tidak mendapati hadis hitam manis itu ada di kursi penonton. "Iman, Iman, Iman" Teriakan teru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN