44.Tetesan Darah Merah

1491 Kata

**** Langkah kaki kuda kini sudah tak terdengar lagi, beberapa menit lalu rombongan Yun Xiaowen telah sampai di padang pasir penuh aura tandus yang begitu panas aromanya di indera penciuman. Tertegun sejenak, Yun Xiaowen menatap lurus ke depan. Matanya yang jeli membidik jauh pada bayangan musuh di depan. Otaknya sedang memperkirakan, mungkin musuhnya tengah membawa ratusan ribu prajurit untuk menyerang dirinya. "Yang Mulia...." desis Panglima Xue tanpa menatap mata Yun Xiaowen. Dari suaranya, Yun bisa menebak jika Panglimanya itu tengah mengerutkan dahinya secara diam-diam. Wanita iblis itu tahu kekhawatiran yang tersembunyi dibalik suara gagah Panglima Xue. "Katakan padaku berapa prajurit yang kau bawa Panglima Xue?" tanya Yun Xiaowen tanpa menoleh ke arah Panglima Xue yang berkuda s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN