42.Peringatan Terbaik

1964 Kata

**** Apa yang sudah Liuu Qiang Wen lakukan hari ini membuat perasaannya semakin buruk. Aura cantik kini tak lagi melekat di wajahnya, semua keindahan yang terletak di tubuhnya memudar seiring dengan kemarahan yang membakar jiwanya begitu hebat. Selir Sun terus melangkah menjauhi kediaman Liuu Qiang Wen, berjalan tanpa arah dengan segala sumpah serapah yang ia gumamkan tiada henti. "Berani-beraninya! Aku bahkan tidak mengerti kenapa Liuu Qiang Wen lebih membela wanita itu daripada diriku yang sudah mengenalnya sejak lama." marahnya tertahan sambil terus melangkah melewati lorong milik istana. "Harusnya ia tidak membuatku marah apalagi sampai merusak kesenanganku. Aku ingin berterimakasih kepadanya tapi apa....dia justru memancing emosiku dengan menolak kehadiranku mentah-mentah." tandas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN