Di tempat lain. James baru saja bangun dari tidur panjangnya. Kepalanya terasa amat sakit, dan dia kebingungan saat baru saja bangun dari atas karpet. Dia bangun duduk, lalu memandangi sekitar. Hari sudah pagi, tapi kelambu jendela belum disingkap sehingga pencahayaan ruang tengah ini tak masih remang. Dia memijit kepalanya, dan tersadar kalau dirinya pasti meminum sesuatu yang buru— dan itu juga berlaku untuk Renatta. Dia berdiri, lalu berteriak memanggil, “Renatta! Rena?” Pandangannya mengarah ke berbagai arah, mencari-cara wanita yang seharusnya pingsan bersamanya. Langkahnya masih tertatih, lututnya belum kuat, dia tak tahu mengapa tubuhnya amat lelah. Belum lagi, pundaknya masih terasa berat, juga kelopak matanya. Dia masuk ke setiap ruangan, memanggil-manggil nama Renatta, tapi t

