Malam dingin yang hening. Di dalam kolam pemandian itu semakin hangat. Baik Carrie maupun James saling berpelukan. Tangan Carrie melingkar ke leher James, sedangkan pria itu maish betah membelai pinggang Carrie di bawah air. Mereka masih berciuman. “Aku menginginkan bayi,” gumam Carrie di sela-sela menghirup napas. James spontan melepaskan tangannya dari Carrie, lalu menjauh dengan tatapan curiga. Api yang telah tersulut telah padam. Dia memandangi wanita itu seraya bertanya, “apa yang kau katakan barusan?” Carrie juga tidak mengerti mengapa mengatakannya. Perkataan tadi meluncur dari mulutnya tanpa disadari. “Aku—” Dia tahu bahwa jauh di lubuk hatinya sangatmenginginkan sebuah pernikahan dan memiliki keluarga kecil yang bahagia. Namun, sudah pasti dia tahu kenapa bisa mengatakan hal s

