Sampai pagi menjelang Ervin tertidur di lantai. Semalam ia menggigil kedinginan. Ketukan pintu tidak dihiraukan. Zemira masuk mencari keberadaan anaknya. “Ervin kamu di mana, Nak?” Zemira membuka kamar anaknya yang kosong. Kekhawatiran melanda wanita itu saat ia mencari Ervin ke setiap ruangan. Sampai akhirnya ia membuka kamar Elina dan melihat Ervin tidur di lantai. “Ervin! Kamu kenapa, Nak?” Zemira memeriksa suhu tubuh Ervin yang panas. Zemira mengguncangkan tubuh anaknya, tapi anaknya tidak kunjung sadar. Zemira ketakutan. “Mas Nehan, Ervin pingsan, Mas!” teriaknya. Nehan yang baru masuk segera mencari sumber suara. Ia berlari saat melihat Ervin terkapar tak sadarkan diri. “Kita bawa ke rumah sakit, Ma,” ucapnya. Nehan membopong tubuh Ervin yang panas. Selama perjalanan Zemira mem

