Gladis cemberut, rencana kembalinya dia ke Australia harus tertunda atas permintaan Artha. Lebih menyebalkan lagi saat dia malah menurut dan tak membatah sedikitpun. Padahal dirinya sudah dua bulan lebih berada di Indonesia, dia merasa sungkan harus mempersulit karyawan disana karena ketidak adaannya dia. Walaupun karyawan disana juga merasa baik-baik saja dengan pulangnya Gladis ke Indonesia, tak keberatan sama sekali. Pukul sepuluh pagi dan Gladis sudah ada di ruang kerja milik Artha, lelaki itu sengaja membawa Gladis beserta kedua anaknya saat berangkat tadi pagi. Rumah dititipkan pada Mbak Sumi. Kata Artha ada keperluan mendesak antara dirinya dan Ayah yang mengharuskan Gladis untuk menemani Artha. Padahal Gladis sedari datang hanya duduk di atas sofa ruang kerja milik Artha, itu yan

