Kiku, bertahanlah sampai aku datang menemuimu. Aku percaya kamu baik-baik saja di sana. Beberapa menit, aku sudah mencapai Aldebaran. Aku berteriak penuh amarah. "Gerbera!" Aku mengaktifkan senjata penyerang utama. "Machine gun!" Kedua tanganku yang merupakan tangan Alpha A, berubah bentuk menjadi machine gun yang berbentuk futuristik. Aku menembakkan laser-laser hijau menyerupai pilar cahaya ke arah Aldebaran. Kesunyian malam terusik oleh suara tembakan dariku. Aldebaran yang mengetahui serangan itu, segera memutar menuju diriku. Ia berhasil menghindari seranganku itu dan balik menyerangku. Dari atas kedua bahunya -- Aldebaran berubah bentuk menjadi manusia berkepala Rubah -- muncul meriam raksasa. Dari moncong setiap meriam itu, muncul bola-bola hitam berukuran raksasa. Dengan kece

