“Ada masalah?” tanya Axton, dia senang menemani Allisia menelusuri jalan di sekitar Apartemen Heyley. Allisia tidak mengatakan apapun tadi gadis itu tiba-tiba menghubungi Axton minta di belikan ayam tepung dan kopi hangat. Senyum sedikitpun tidak terlihat di wajah Allisia membuat Axton sedikit merasa khawatir, walau dia dan Allisia sekarang hanya berteman tapi perasaan Axton untuk gadis ini tidak pernah berubah sedikitpun. Axton masih menyukai Allisia sampai sekarang. Dia tidak bisa memandang Allisia hanya sekedar teman, Axton selalu menganggap Allisia seorang gadis yang dia inginkan dan dia miliki. “Tidak ada, aku hanya sedikit kelelahan karena tua bangka itu selalu menyiksaku dengan banyak sekali pekerjaan,” keluh Allisia, dia meniup kopinya, jelas saja Allisia berbohong, hal yang memba

