Ellard mengerang pelan saat sinar matahari mulai menyelinap di tirai jendela kamarnya, tangannya bergerak meraba-raba sisi lain di sampingnya namun kosong membuat pergerakannya terhenti, wajahnya mendadak tegang, rasa panik mulai menyerangnya perlahan seiring dengan mata Ellard perlahan terbuka. Tatapannya beralih ke seluruh penjuru kamar yang— cukup berantakan. Senyum terbit begitu saja di bibir Ellard. Allisia benar-benar memberikan rasa dan pengalaman baru untuknya. Ellard bahkan tidak bisa berhenti memikirkan apa yang terjadi diantara mereka. Begitu menakjubkan dan penuh dengan kejutan tidak terduga. Ellard mengambil celana trainingnya yang tergeletak tidak berdaya di lantai, memakainya dengan cepat lalu mencari Allisia, pertama Ellard mencari Allisia ke kamar mandi, tidak ada kamar m

