Hal yang pertama Allisia lihat ketika di bangun dari tidurnya adalah senyum lebar Ellard yang baru saja membuka tirai kamar Dave yang sangat luas untuk ukuran seorang bocah. “Tidur nyenyak?” tanya Ellard, dia melangkah kearah Allisia dan menggecup kening gadis itu dengan sangat lembut. “Sangat nyenyak sampai aku tidak berpikir untuk bangun dalam waktu yang cepat, udara disini terasa sangat nyaman, aku berpikir akan melarikan diri kesini saat musim dingin melanda Manhattan,” ucap Allisia, Ellard terkekeh pelan, dia memeluk bahu Allisia sedangkan Ellard masih berdiri di sisi ranjang. Allisia membalas dengan senyum lebarnya, dia membalas dengan melingkarkan tangannya di pinggang Ellard. “Apa aku harus membeli rumah disini? Sebenarnya Adelia memiliki banyak rumah dan apartemen disini, aku y

