Sidoarjo, 19.00 WIB "Ibu ndak bisa ambil keputusan sebesar itu tanpa meminta izin dariku," ucap Hisyam saat mereka sudah sampai di rumah. Kini Hisyam tengah bersama Arumi di dalam kamarnya. "Menurut kamu Ibu salah? Bukankah kamu juga pernah menyukai Adiva?" cecar Arumi dengan sedih karena putra satu-satunya yang masih ia miliki berani memarahinya. "Bu aku mohon jangan seperti ini," balas Hisyam menurunkan nada bicaranya saat melihat kedua mata Arumi yang mulai terlihat berkaca-kaca. "Dulu aku yang meminta Adiva untuk menjadi istriku tapi Ibu malah menikahkannya dengan Mas Azzam dan aku ikhlas demi kebahagian Mas Azzam, Ibu, dan Ayah." Ucapan tajam Hisyam berhasil meluruhkan air mata Arumi. "Aku sudah mengikhlaskan semua Bu. Sekarang aku hanya menganggap Mbak Adiva sebagai saudaraku.

