Untuk sekian menit tubuh Aldebaran membatu setelah mendengar pengakuan Adiva yang sangat mengejutkan dirinya. Kenyataan yang tak pernah sama sekali terlintas dalam benaknya. Ternyata serumit itu perjalanan hidup Adiva saat tak bersamanya. Jauh lebih berat dari apa yang dirasakannya selama ini. "Serius?" Hanya satu kata itu yang mampu terucapkan dari bibir Aldebaran. Tatapan Aldebaran berubah serius dan penuh tuntut, berharap jika ucapan sang istri hanyalah canda belaka. "Seriuslah Bang, emang aku kelihatan becanda apa?" ucap Adiva dengan tersenyum kecut. Andai waktu itu Adiva tidak menolak lamaran orang tua Azzam pastilah dirinya dan Aldebaran tidak akan pernah menikah. Dan parahnya Adiva tidak akan pernah bisa ke luar dari bayangan Azzam seumur hidupnya. Cukup lama Aldebaran terdiam

