Adiva bergeming dalam pelukan Aldebaran. Beberapa menit yang lalu mereka telah melakukan pergumulan sebagai pasangan suami istri yang sebenarnya. Semuanya masih terasa aneh bagi Adiva. Logikanya ingin mengenyahkan perasaan bersalah karena telah mengkhianati cinta Azzam. Tapi Adiva tak mampu. Bayangan wajah Azzam terlintas begitu saja saat tadi dirinya bersama Aldebaran. "Astagfirullah..." ucap Adiva secara berulang dalam hati. "Ini dosa besar ya Allah," sesal Adiva. Dirinya benar-benar merasa bersalah kepada Aldebaran karena sudah berbuat tidak adil. Seharusnya Adiva sadar diri jika Azzam telah lama pergi dan kini Aldebaran lah yang berhak atas jiwa dan raganya. "Div apa kamu menyesal?" bisik Aldebaran karena sejak 40 menit yang lalu Adiva terdiam. Adiva mengigit bibir bagian dalamny

