Seminggu kemudian... "Kamu kenapa Sayang?" bisik Aldebaran menyadari kegelisahan Adiva yang saat ini berada dalam pelukannya. Meskipun dalam posisi membelakanginya tapi Aldebaran bisa merasakan jika sejak tadi Adiva hanya berpura-pura tidur. Seingat Aldebaran hubungan mereka baik-baik saja. Tapi sejak tiga hari lalu Adiva terlihat gelisah dalam tidurnya. Entah apa yang membuat Adiva merasa gelisah sepanjang malam. Tapi yang pasti itu bukan karena Adiva sedang merindukan Azzam. Baru seminggu yang lalu mereka ziarah ke makam Azzam. Lalu kemarin juga Aldebaran membantu Adiva membersihkan rumah peninggalan Azzam. Sejujurnya Aldebaran juga merasa miris melihat rumah itu kosong terlalu lama. Ya meskipun 2 atau 3 hari sekali mereka datang untuk membersihkannya. Tetap saja rumah itu akan rusak

