"Mas, sebenarnya Mas cinta nggak sih sama aku?" desak Safira yang sudah merasa lelah dengan hubungan mereka yang menggantung sekian lama. "Menurut kamu gimana?" jawab Farhan dengan santai lalu menghisap batang rokok di tangannya sembari menatap Safira dengan sorot tak terbaca. Safira mendengus kesal dengan jawaban Farhan yang tidak pernah berubah sejak dulu. Selalu saja memberikan jawaban yang abu-abu. Safira benar-benar putus asa sekarang. Tak ada lagi harapan untuknya bersama Farhan. Ditambah lagi desakan kedua orang tuanya agar segera menikah membuat Safira bingung. Pasalnya, kedua orang tuanya mengatakan jika di usia 25 tahun Safira tak kunjung memperkenalkan kekasihnya maka Safira harus mau menikah dengan laki-laki pilihan mereka. Kurang dari satu tahun usianya pun genap 25 tahun l

