EPILOG

2236 Kata

Beverly menatap takjum dengan perubahan sebuah kamar yang berada tepat disamping kamarnya. Kamar ini sudah dapat berubah hanya dengan beberapa hari. Ntah kemana barang-barang yang tadinya ada dikamar ini. Ranjang queen size sudah berubah menjadi tempat tidur bayi. Kamar yang benar-benar sangat indah. Kamar yang didominasi biru dan putih ini membuat Bev menganga takjub.          "Oke, siapa disini yang bertanggung jawab atas perubahan kamar ini?" Tanya Bev kepada Nico yang sedang sibuk menciumi pipi Dylan. "Kamu suka kan?" Tanya Nico to the point.  Bev terdiam, matanya menerawang melihat seluruh perubahan kamar itu. "Lebih dari sekedar suka. Makasih, Nic." Ucap Bev kemudian mencium pipi Nico. Lelaki itu tersenyum. "Sebenernya waktu itu udah sesuai dengan tanggal lahiran kamu belum sih?"

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN