Dilemma

2489 Kata

“Kau sungguh-sungguh, Bell? Apa aku tidak salah dengar? Apa aku harus merayakannya malam ini?!”  Itulah kalimat Mike yang sejak tadi terngiang-ngiang di telinga Bella setelah dirinya memberi kabar yang cukup membuatnya terkejut.  Bella meyakini akan banyak orang yang cukup terkejut mendengar keputusannya, namun tidak sekarang. Ia butuh waktu untuk beberapa hari lagi setelah menyakinkan Tristan baik-baik saja tanpa kehadirannya walau hanya beberapa jam saja. Senyum Bella mengembang di depan pantulan cermin, dari sana juga ia bisa melihat Tristan tengkurap, menegakkan kepala dengan tangan memegang teether lalu menggigitnya dengan gemas. Terkadang ia berguling menjadi terlentang lalu tengkurap lagi begitu seterusnya. Meskipun pandangan Bella fokus pada cermin, ia tetap siaga memperhatikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN