“Makan malam sama Langga dan Siena?” Renee nyaris meneriakkan itu. Davin mengangguk. Tatapannya masih lurus ke jalan karena ia sambil menyetir. Oh, pria ini benar-benar menyebalkan. “Mereka juga pengen ketemu kamu,” ucap Davin. “Juga, mau minta maaf ke kamu.” Renee mendecak kesal. “Nggak perlu.” “Renee …” “Kamu tuh, bodoh banget, sih? Mereka udah nipu kamu, ngekhianatin kamu, bahkan …” “Aku nggak peduli. Gimanapun, cuma mereka teman yang aku punya,” jawab Davin. Renee mendengus kesal. “Jangan-jangan, sekarang kamu nyesal, karena dulu kamu milih buat nikah sama aku dan bukannya nunggu Siena,” sinisnya. Namun, Davin malah tersenyum geli menanggapi kalimat Renee itu. “Bahkan meskipun kamu nyesal karena nikah sama aku …” “Aku nggak pernah nyesal sejak pertama ketemu kam
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


