2022: Berbagai Spekulasi

2519 Kata

"Oh." Hanya itu kah respon Adit? Ya terakhir ia pernah bertemu dengan Eza kan? Itu loh diwaktu ia dan Dina hendak menikah. Ia mendatangi Eza. Cowok itu tampaknya depresi kala itu karena ya patah hati dengan Dina. Mungkin kecewa besar. Ya bayangkan saja, beberapa tahun menunggu tapi pada akhirnya hanya kekosongan yang ia dapat. Perasaannya tak bisa terbalas. Mau sehebat apapun posisinya saat itu, tak akan bisa mengubah perasaan Dina sedikit pun. Menyedihkan? "Gak apa-apa? Mustahil bisa batalin kontrak. Apalagi kan atasan yang urus semuanya. Kamu tahu lah kerjaanku gimana." Adit mengangguk-angguk. Tentu tak masalah. Karena ia tahu kalau Dina tak pernah punya rasa pada Eza kan? Ketika ada lelaki bernama Bani yang mencoba mendekatinya saja walau lebih ganteng, Dina tak berpaling kok. Ia ju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN