23. Salah Paham

2113 Kata

“Kau yang menyuruhnya kemari, kenapa aku harus menemanimu menunggunya?” Emily tidak bisa menyembunyikan nada sinis dari suaranya. Ia juga tidak merasa bersalah saat melihat mata bulat yang cantik itu terbelalak kaget mendengar jawabannya yang ketus. Memangnya itu kewajibannya harus menunggui gadis itu di sini sementara Adrian datang dan setelah itu, Emily harus mereka berdua bermesraan begitu? Atau gadis itu sengaja menyuruhnya menunggu di sini karena ingin pamer padanya? “Aku...maafkan aku. Aku hanya kelewat senang menemukan seseorang yang seumuran diriku di tempat ini, tidak kukira kau tidak ingin berteman denganku.” Emily mencibir. Berteman? Dengan kekasih Adrian? Itu sama saja seperti melakukan perjalanan ke atas gunung tanpa perbekalan. Ia akan berakhir mati kelaparan di atas gunun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN