148. Lupakan Aku, Jamie

1953 Kata

“Apa kau benar-benar harus ikut ke manapun kami pergi?” gerutu Adrian ketika Jasmine menyeret koper mungilnya ke rumah mereka hari itu. Jasmine menaruh kopernya dengan santai di lantai, lalu menyengir pada kakaknya tanpa rasa bersalah. “Aku berangkat sekarang atau besok sama saja. Bukankah kita semua memang akan datang ke sana untuk pesta pernikahan kalian?” Gadis itu terdiam sejenak lalu menggeleng. “Salah satu dari pesta pernikahan kalian yang akan diadakan. Jadi, aku akan selalu menempel pada kalian seperti lintah.” Adrian menggeram, seakan ingin mencekik adiknya itu, lalu mencium rambut Emily yang sedang membereskan bawaan mereka, dan menggumamkan sesuatu tentang ke istal sebentar sebelum mereka berangkat. “Itu berarti, aku menggagalkan percintaan di udara kalian kan?” tanya Jasmine

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN