Ending

752 Kata

"Riska?" Keira menatap dua orang yang ada di depannya dengan pandangan menusuk. Mendengar suara Keira, Reihan dan Riska langsung melepaskan pelukan mereka. Reihan memasang wajah bersalah. Dia mulai mendekat kepada Keira. "Sayang.. kamu kenapa kesini?" Emosi Keira semakin meningkat mendengar pertanyaan bodoh Reihan. "Kenapa kamu tanya? Emangnya seorang istri enggak boleh ke kantor suaminya? Tapi kalau selingkuhan suami boleh gitu?" Keira menaikkan satu oktaf suaranya. Nafasnya sudah memburu kencang. "Sayang.. kamu salah faham. Ak--" "Diam kamu!" Keira memotong ucapan Reihan dan berjalan mendekati Riska. "Lo bilang mau pergi dari kehidupan kami kan? Kenapa Lo balik lagi? Memang ya kalau Medusa itu tetaplah seorang Medusa." Bukannya marah atau kesal, Riska malah tertawa mendengar

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN