Pergi. Sari pergi begitu saja setelah mengatakan hal yang tidak biasa. Dan yang lebih memalukan, Alexi tidak bisa berbuat apapun. Gadis itu lepas hingga meninggalkan kekosongan yang tidak tertahankan di hatinya. Apalagi bersama Alan. Entah bagaimana cara menjelaskan apa yang ia rasakan saat ini. Marah, kesal dan cemburu membakar hatinya hingga tak berbentuk. "Alexi, " sebuah suara menyapa indra pendengarannya. Suara itu dulu terdengar begitu indah, seperti nyanyian yang tidak pernah membosankan. Berbeda dengan sekarang, di mana ia merasa suara Lily justru mengganggu. "Ada apa?" jawab Alexi datar hingga membuat Lily tercekat. Gadis itu kembali menunduk. Sejak ia dan Alexi pulang dari pesta, mood Alexi semakin buruk. Ia bahkan takut hanya untuk sekedar menyapa laki-laki itu. " I-itu, b

