Siang ini, Andra tak bisa makan siang bersama Alisya karena ayahnya menelepon dan memintanya pulang ke rumah. Alisya memaklumi, dan mengizinkan. Sekarang, Andra sudah duduk di meja makan bersama ayah dan ibunya. Dia baru sana menyelesaikan makan siangnya. Sungguh, masakan Laila sangat enak. Andra tak akan pernah bosan menyantap masakan ibu tirinya tersebut. "Bagaimana pekerjaanmu?" Panji bertanya pada Andra yang duduk di hadapannya. "Baik. Tak ada masalah dan semuanya berjalan dengan lancar," jawab Andra jujur. Memang itu kenyataannya. Tak ada masalah apapun di kantor. "Kamu masih ingin bersama dengannya?" Panji bertanya lagi. Andra menatap ayahnya cukup lama, paham siapa yang dimaksud oleh ayahnya. Siapa lagi kalau bukan Alisya. "Tentu saja. Aku mencintainya." Andra berucap dengan te

