Siang itu keadaan kantin memang terlihat ramai dan Hisyam merasa khawatir jika cedera Vala masih terasa sakit untuk itu ia mempertanyakan apakah lukanya sudah membaik atau ia ingin ikut mengantri dengan dirinya. "Wah ... tumben banget ya kantin ramai? Luka di tangan lu gimana? Gak masalah? Apa cidera yang lu rasain udah gak bermasalah lagi, Val? Masih kerasa sakit gak? Kalau luka lu masih belum membaik bilang ya! Gue gak mau lu kenapa-kenapa, lu yakin mau ikut gue mengantri makanan, Val? Agak lama loh kayaknya," tanya Hisyam khawatir. Sejenak Vala memperhatikan sekitar dan ia merasa tidak nyaman jika harus duduk sendirian menunggu Hisyam di meja yang di penuhi orang-orang jadi gadis itu memilih ikut mengantri dan Hisyam berpesan untuk jangan jauh-jauh darinya. "Iya ya tumben banget ...

