—Anting Hilang Yang Itu

1545 Kata

Mobil Satria berhenti di depan teras depan. Lelaki dengan setelan kaos polo navy dan celana panjang abu-abu dengan jas santai yang tidak dikancingnya, turun dan menyapa Lyara dan bersalaman dengan Kakek. “Sudah siap?” tanya Satria. Lyara menganguk. Satria tersenyum, “Kami pamit dulu, Pak Danu,” ucapnya setelah sekali lagi memberi salam pada Kakek. Lelaki tua di samping Lyara yang berdiri dengan tongkatnya itu mengangguk. Menoleh pada Lyara, Kakek tersenyum, “Hati-hati, Cucu Menantuku,” ucapnya dengan lantang sambil melirik pada Satria. “Kami akan hati-hati, Pak Danu,” ucap Satria kemudian. Senyum Lyara terpasang di bibirnya, sambil sekali lagi memeriksa setelannya. Trousers navy dan kemeja lengan panjang cream dengan kitten heels miumiu berwarna hitam dan tas tangan senada. Ia sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN