“Ajaib banget!” ujar Rakha setelah pintu ruangan Rakha tertutup dan Anthony tidak lagi terlihat. Lyara juga masih mematung. Mencerna apa yang sebenarnya sudah terjadi. Ia bersitatap dengan Rakha dan keduanya tertawa. Mengingat wajah lebam yang ditampilkan Anthony. Lyara tidak jadi menyesal bukan dirinya sendiri yang berbuat begitu. Karena jika pakai tenaganya, wajah lelaki itu tidak akan separah itu. Dengan kedatangannya, Anthony juga berkata kalau Lyara dan Lofou tidak perlu mengganti rugi apapun. Bahkan sepatu patah Lyara segera diganti. Kotak itu tergeletak di hadapan Lyara dan lengkap dengan nota pembelian untuk berjaga jika sizenya tidak pas. Juga video permintaan maaf yang menampilkan pemberian maaf oleh Lyara. Tawa Lyara berhenti. “Kenapa?” Matanya menemukan Rakha yang menatap

