—Kupu-kupu

1408 Kata

“Raja hanya baik saat pertama bertemu.” Dinda mengerucutkan bibirnya. Dengan kepala yang memikirkan bagaimana caranya menagih Dinda untuk membayarnya atas sesi curhat dadakan ini, Lyara mengembuskan napasnya pelan. Ia menegakkan punggung, menatap Dinda dengan mata menyipit. “Kamu tau kalau Raja benar-benar mencintaimu kemarin?” “Bagaimana aku bisa tau kalau yang dipedulikannya hanya pekerjaan?” “Apa kamu pernah bertanya apa yang dikerjarnya dari kesibukannya itu?” Dinda mengernyit. “Apa kamu pernah tahu apa goal-nya?” Dinda diam. “Apa yang benar-benar diinginkannya?” Masih, Dinda diam. Menunggu. “Atau pernah bertanya apa yang bisa kamu lakukan untuknya agar dia bisa fokus padamu selama kalian bersama?” Dinda menatap Lyara dalam-dalam. “Aku pernah bertanya. Mas Raja bilang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN