Mendengar suara itu, baik Raja juga gadis di depannya, kompak menoleh padanya. “Tolong pegang tas aku, Sayang,” ulang Lyara dengan manja. Tanpa sadar Raja mengangkat tangan kanannya dan memegangi tali tas putih yang diulurkan Lyara. Meliriknya dengan tatapan kemarahan yang sudah hilang sepenuhnya. “Ups, sory tangan pacarku penuh,” ucap Lyara setelah tersenyum centil pada Raja dan sekarang menghadap sepenuhnya pada gadis di depannya. Gadis itu mengulum senyum, “Pacarnya? Orang yang ada berita itu?” tanyanya. Oh, Lyara terjebak. Tapi kepalanya mengangguk kemudian, “Gosip itu bisa begitu berlebihan, bukan?” tanyanya dengan bibir mencebik. Gosip tentang Dinda, Raja, dan si pelakor memang masih panas. “Enggak juga, aku suka ngikutin perkembangannya. Katanya kemarin malah ada yang udah si

