—Akhirnya

1412 Kata

Setelah membereskan dasi, Lyara mengaitkan bross rantai dengan ujung bentuk mahkota. “Aku beli ini kemarin,” ucap Lyara saat Raja mengangkat alis melihat bross itu. “Hadiah?” “Heem,” jawab Lyara selesai membantu persiapan Raja. Lalu melingkarkan tangannya di pinggang Raja, memberikan satu pelukan kecil sebelum lelakinya itu pergi ke rapat yang dinantikannya dalam setahun ini. “Tunggu aku pulang, aku bawain hadiah balasan,” ucap Raja yang mencium puncak kepala Lyara. Melepaskan pelukannya, Lyara mengangguk dengan senyum manis padanya. “Manis banget sih, aku jadi gak mau berangkat,” Raja manyun-manyun. Lyara tergelak, “Terus dimarahin Kakek,” jawabnya. “Benar,” Raja mengangguk lalu terkekeh. Ia meraih pipi Lyara, mengusap pelan, “Terima kasih sudah menemani aku sampai tiba hari ini.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN