—Double D

1305 Kata

Lyara terpaku. Senyum mengejek Dinda terbit setelahnya, “Gue menerima dan mendampingi Raja meskipun tau semua itu,” katanya lalu duduk dengan lebih santai. Tangannya meraih gels jus apel dan meminumnya dengan santai. Mata Lyara mengerjap. “Lo keterlaluan, Dinda!” “Itu kenyataan.” “Itu kecelakaan,” Maira mendelik. Suaranya dingin. Sejak Lyara duduk dan bicara dengan perempuan itu, Maira selalu tersenyum dan bicara dengan suara yang hangat. Tapi kali ini suaranya dingin dan menatap Dinda tak bersahabat. “Jangan bicara omong kosong!” ucap Maira lagi. Dinda melirik malas. Lyara menatap bergantian Dinda dan Maira. Kepalanya masih mencerna apa yang dikatakan Dinda, juga sanggahan yang dilontarkan Maira. “Lo mau tau juga gak, Din?” tanya Lea memecah hening di antara mereka. Lirikan Din

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN