Rencana Pembunuhan

1193 Kata

"Ini hanya kebetulan saja. Bukankah banyak orang yang memiliki kesamaan nama? Jangan berpikir terlalu jauh Tuan Yudha." Pria itu memukul kepala, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Begitu juga dengan Nyonya Widya yang tampak gelisah di tempat duduknya. Tidak hanya mereka yang merasa deg-degan dan ketakutan, pasangan suami istri Wiryawan juga merasakan hal yang sama. "Pa, kok nama tengahnya sama seperti nama El-Vira? Apa jangan-jangan ...?" Nyonya Deswita melihat suaminya dengan kedua mata bergerak liar ke sana kemari. Wajahnya terlihat begitu tegang. "Mama nggak usah berpikir yang macam-macam, nggak mungkin kalau yang dimaksud adalah El-Vira anak angkat kita, itu nggak masuk akal," sahut Tuan Wiryawan dengan tersenyum terpaksa, dia berusaha menyembunyikan kegelisahan hatinya. Pada saa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN