Siapa Yang Salah?

1236 Kata

Cup! Bibir merah muda itu mendarat sempurna di atas bibir Erhan, membuat tubub pria itu langsung membeku, hanya bola matanya saja yang masih mampu bergerak ke kiri dan ke kanan seperti ingin melarikan diri. Vira mengerjap berulang kali dengan bola mata membulat sempurna. "Mengapa bisa mendarat di sini?" Vira menelan ludah. Wajahnya telah berubah merona seperti kepiting rebus. Tanpa sadar kedua tangannya merem*s bahu Erhan dengan sangat kuat. Perasaan malu, marah dan terkejut yang bercampur menjadi satu, justru membuatnya tidak berpikir untuk segera bangkit dari atas tubuh Erhan. Sampai suara deheman di depan pintu membuat kedua orang itu sama-sama terkejut lalu spontan menoleh secara bersamaan. "A-ayah?" Tuan Hadinata berdiri di depan pintu, melihat ke arah Vira dan Erhan dengan ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN