aku akan menjagamu

1011 Kata
Dia menatapku dalam,,aku hanyut dalam tatapannya,, Vania kamu memiliki sihir yang mengikat hatiku,,hingga sanggup ku tundukan kepala hanya di hadapanmu... "kamu,,kamu tahu,,aku berada di titik ini dengan tidak mudah" suara sayu nya seakan ingin menceritakan sesuatu,,tapi begitu sakit hingga tertahan,,dia mengalihkan pandangannya,, seperti Manahan tangis,,aku tahu apa yang ingin dia sampaikan tapi jika itu menyiksanya akupun tak akan memintanya menceritakan semua..."Vania,, apapun yang terjadi padamu,,aku tak perduli itu sudah lalu,,dan aku akan menerima mu apapun keadaanmu,, sekarang hingga nanti tak akan berubah,, percayalah padaku" ujarku meraih kembali dagunya agar dia dapat menatap mataku,,agar dia tahu aku memberi ketulusan hati pada setiap kata-kataku... Dia diam,,"mungkin ini semua kamu kubur saja dalam-dalam,,tak perlu memberitahu ku apapun,,jika itu menyakitkan untuk mu" ujarku lagi,,dia menghela berat.."nanti,,jika aku siap,,dan jika kamu pantas aku akan menceritakan semuanya" ujarnya lagi... "oke,, sekarang ayo makan lagi brownies nya,,aku suka melihat coklat yang menempel di bibirmu ini" ujarku sambil menyeka remahan coklat di bibirnya dengan ibu jariku... Dia terkesiap dan diam,,mengambil tangan ku dan ekspresi lucunya membuatku tersenyum.... "malam semakin larut,, sebaiknya kamu pulang" ujarnya "baiklah,,jaga diri mu baik-baik sayang,,jangan melakukan hal yang menyakitimu,,karena sekarang ada aku yang ikut sakit jika kamu sakit oke?" ujarku sambil menangkup wajahnya... dia mengangguk manis..."aku pulang,, sampai kan pamit pada Tante om dan kak Vano oke?" ujarku lagi sambil menyandang jaket dan berjalan keluar,,dia mengantarkan ku hingga pintu depan dan melihatku berlalu dengan motorku.... Sampai di rumah,,ku lihat mama masih di ruang tengah... aku berjalan melewatinya "Novan,,,dari mana kamu??" tanyanya menghentikan langkahku,,aku berjalan menuju tempat nya dan duduk di sampingnya "ma,,aku dari rumah Vania,,ma aku tidak bisa melepasnya lagi,,aku tak bisa membohongi perasaanku sendiri" ujarku sambil memeluknya manja seakan seorang anak yang butuh tempat bersandar..."nak,,mama tidak pernah membatasi perasaanmu,,mama akan mendukung semua yang membuatmu bahagia,,jujurlah pada mama setiap apapun yang terjadi dalam hidupmu,,mama sudah melewatkan masa seharusnya merawatmu,,jadi biarkan mama menebus nya sekarang..." ujar ibuku sambil membelai rambutku seakan aku anak kecil.."jadi,,kamu sudah mengungkapkan perasaanmu pada Vania,,apa kamu juga mengatakan bahwa dia adalah teman kecilmu?? apa dia tahu??" cecar mamaku berusaha menyelidiki..."aku memang mengungkapkan perasaanku,,dan dia menerima,,tapi aku tak bilang siapa aku dan juga dia tak ingat masa kecil kami dulu,, biarlah ma,,dia mengalami banyak hal dalam hidupnya,,saat ini aku hanya ingin dia bahagia " ujarku bercerita pada ibuku seolah sedang menguras isi yang tertahan di hatiku,,"ya,,jika itu menurut mu yang terbaik,,jagalah dia dan sayangi dia,, hormati dia sebagai mana marwahnya sebagai wanita,,jangan kamu rusak anak orang,,dengar itu!!!" ibuku menasehati ku,,"tentu saja,,aku bukan laki-laki yang suka mempermainkan wanita mama" ujarku sambil memeluknya sebelum bangkit dan berjalan ke kamarku... Di sisi ibuku,,aku selalu jadi anak-anak... begitulah cinta seorang ibu... [sayang,,aku sudah di rumah,,boleh telpon?] pesan singkat yang ku kirim pada Vania setelah aku membersihkan diri dan rebahan di kasurku... [boleh,,aku baru selesai belajar] balasannya membuat ku segera menekan tombol panggilan.. Vania "hallo?" Novan "sayang,,kamu belajar terus,,nanti jadi pinter loh" Vania "hah?? terus salah kalau hadi pinter??" Novan "tidak,, hanya saja nanti aku jadi terlihat bodoh??" Vania "kamu juga harus rajin belajar,,agar kita jadi pasangan pintar" Novan "baiklah sayang,,sudah malam,,besok sekolah aku jemput,, sekarang tidurlah,,I Miss you" Vania "baiklah,,Miss you too,, selamat malam,,mimpi indah" Novan " kalau mimpi kamu pasti indah semua,,hehe" Vania "Hem,,Bey" tit.... telpon mati.. Wah,,aku bahagia,, 'seperti ini saja aku bahagia Tuhan!!!! ' ujarku dalam hati,,,salah tingkah sambil menarik selimutku... Apakah dia merasakan yang sama??? Jauh di seberang telpon... 'ya Tuhan,,aku ingin seperti ini terus,, bahagia... cinta memang magic,,apakah dia juga merasakan hal yang sama?' Vania berujar dengan salah tingkah sambil memeluk gulingnya dan tersenyum... Kedua insan yang sedang jatuh cinta terlelap dengan perasaan bahagia... Di sisi lain di kota ini... "harus kabari boss nih,, bisa-bisa calon nyonya boss dalam bahaya,, ternyata pembully pacar boss bukan anak orang sembarangan,, mereka hanya terkena sanksi ringan dan segera bebas karena belum cukup umur,,mungkin bisa berulah lagi" Bayu menemukan fakta baru,,dan segera mengirim pesan dan rincian data pada Novan... Bisa jadi pesan ini membuat Novan meradang... Sebelas daftar nama yang di kirim ke email aman Novan,,berisi nama-nama anak orang penting,,petinggi negara dan juga pebisnis yang terkenal sulit di taklukkan... apakah Novan akan mampu mengatasi semua ini,,atau membuat Vania lebih dalam bahaya,, karena Novan sendiri bukan orang sembarangan,,dan di incar banyak musuh... Di balik identitasnya sebagai pelajar dia adalah mafia termuda yang ada di negara ini,,tak banyak yang tahu bahwa dia adalah seorang berdarah dingin... Pagi menjelang,,Novan melihat notif email dari Bayu,,membuka satu persatu dengan hati gemuruh... "sialan!!!! " gerutunya dalam hati... "Bay,, selidik lebih jelas,, tugaskan satu orang untuk menyelidiki setiap pergerakan mereka,, terutama Monica,,dia anak Rustandi pemilik PT.SJP company,, sepertinya dia otak dari semua ini,,aku harus memastikan Vania tidak berurusan lagi dengan mereka,,dan mereka harus tahu berhadapan dengan siapa" ujar Novan dalam panggilan pada Bayu "baik boss kita harus bergerak cepat,, mereka juga seperti masih mengintai Vania boss,,terlihat dari aktivitas di akun mereka mulai mencari jejak Vania,,kita harus meretas ponsel Vania boss,, untuk memasang alat pelacak untuk berjaga" tanggap Bayu,,"kamu benar,,aku akan mencari cara memasang JPS pada ponsel Vania" tapi boss,,apa tidak sebaiknya kita bicarakan pada Vania?" "tidak Bayu,,aku takut dia khawatir " "benar juga,,baiklah apa rencana boss?" "akan ku kirim pesan rahasia di saluran aman,, tunggu kabar dan perintahku" Novan mengakhiri panggilan dan beranjak ke kamar mandi... Dia melajukan motornya ke rumah Vania,,sampai di depan gerbang Vania sudah menunggu nya,,dengan seragam sekolah rapi dan muka yang lebih berseri... "pagi cantik,,ayo naik!" "pagi juga,,baiklah ayo berangkat " Vania naik ke atas motor,, Novan melajukan motornya membelah jalanan menuju sekolah,, suasana pagi hari yang masih terbilang dingin membuat Vania menyelusupkan tangan ke saku jaket Novan,,membuat Novan merasakan pelukan di area perutnya,,dan ini membuatnya begitu terbang bahagia... meski di dalam hatinya ada beban yang dia sembunyikan,,semata demi keselamatan Vania... 'Kita nikmati saja masa-masa ini Vania,,aku juga ingin merasakan cinta remaja seperti orang-orang rasakan' ujar Novan dalam hati,,sadar posisinya berbeda dari remaja lainnya... Nanti saat kamu tahu siapa aku,,semoga aku sudah bisa memberikan perlindungan maksimal padamu,,meski aku tak tahu kamu akan tetap di sisiku atau tidak,,tapi aku akan menjaga mu dengan segenap jiwaku... Dan berbahagialah kamu,,meski kamu tak di sisiku.... kamu harus tetap bahagia apapun yang terjadi... Bersambung
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN